Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘TEKNOLOGI PAKAN’ Kategori

Posting terdahulu (KANDUNGAN AIR BAHAN SILASE) mencoba menerangkan bagaimana dan berapa banyak air yang harus ditambahkan ke dalam bahan sehingga diperoleh kadar air (KA) yang ideal untuk ensilase. Tulisan kali ini mencoba membahas hal yang sebaliknya yaitu berapa banyak air yang harus dikurangi (jika KA bahan terlalu tinggi) agar memenuhi persyaratan KA dalam pembuatan silase. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Sejak awal telah dipahami bahwa silase merupakan suatu produk yang dihasilkan melalui proses fermentasi bahan dengan kadar air tinggi. Bahan baku yang dapat dijadikan silase sangat beragam mulai dari hijauan makanan ternak (rumput dan legum) sampai hasil dan limbah tanaman pertanian dengan jumlah air yang terkandung didalamnya sangat beragam. Untuk mencapai kandungan air (KA) yang  [...]

Untuk mentranslate bahasa

Kebutuhan protein pada ternak ruminansia pada awalnya didasarkan pada pemenuhan kebutuhan protein kasar dengan pendekatan kecernaannya. Namun sebenarnya metode tersebut mempunyai beberapa kelemahan, diantaranya tidak membedakan antara protein murni dan nitrogen bukan protein serta tidak dapat menggambarkan pemanfaatan nitrogen bukan protein (Non Protein Nitrogen = NPN) di dalam tubuh ternak. Kecernaan protein kasar dihitung dengan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Adanya mikroba dan aktifitas fermentasi di dalam rumen merupakan salah satu karakteristik yang membedakan sistem pencernaan ternak ruminansia dengan ternak lain. Mikroba tersebut sangat berperan dalam mendegradasi pakan yang masuk ke dalam rumen menjadi produk-produk sederhana yang dapat dimanfaatkan oleh mikroba maupun induk semang dimana aktifitas mikroba tersebut sangat tergantung pada ketersediaan nitrogen dan energi [...]

Untuk mentranslate bahasa

Protein yang dikonsumsi sebagian akan didegradasi di dalam rumen dan yang lain akan dicerna di dalam usus halus atau dikeluarkan melalui feses. Proporsi protein yang terdegradasi di dalam rumen bervariasi tergantung pada jenis bahan pakan, namun Satter dan Roffler (1981) menyebutkan bahwa protein yang terdegradasi dalam rumen besarnya rata-rata sekitar 60 persen. Degradasi protein di [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.